Kampung Gundih tepatnya di jalan Sumber Mulyo RW 04, Kecamatan Bubutan di kota Surabaya mempopulerkan batik tulis yang diberi nama “Batik Tin Gundih Surabaya” yang dikelola secara swadaya dan gotong royong oleh warga. Berdasarkan berbagai fakta yang didapat dari lapangan, maka dapat dirumuskan bahwa permasalahan yang muncul pada UMKM Batik Tin Gundih Surabaya yaitu: lack of legal awareness about the right to batik products written by them and their registration procedure. Permasalahan tersebut mendorong tim pengabdian masyarakat untuk memberikan penyelesaian dengan memberikan sosialisasi tentang Kekayaan Inteletual Bagi UKM. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab dan simulasi pendaftaran hak cipta melalui hakcipta.dgip.go.id. Sosialiasi diikuti oleh 31 orang peserta dan berlangsung lancar. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah dapat menambah pengetahuan dan motivasi peserta tentang hak kekayaan intelektual atas motif dan merek yang dihasilkan Kampung Gundih pada Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual.
. Budiman, H., Dialog, B. L., & Sayida, R. (2019). Sosialiasi Hak Cipta Dan Hak Merek Pada Kelompok Usaha Kecil Dan Menengah (Ukm) Sebagai Aset Bisnis Di Era Industri Kreatif. Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(02), 94–100. https://doi.org/10.25134/empowerment.v2i02.2109
. Kusumaningtyas RF, Anitasari, R., U, K., & Aufa, R. (2018). Peran Pengrajin Batik dan Pelaku Usa ha dalam Pengembangan Usaha Batik di Kabupaten Grobogan Sebagai Upaya Pemelestarikan Motif Batik Khas Kabupaten Grobogan (Sosialisasi Peraturan Perundang-Undang di Bidang Kekayaan Intelektual). Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement), 1(1), 67–78. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JPHI/index
. Widyastutiningrum, D. A. (2019). Perlindungan Hukum Terhadapa Hak Cipta Batik Motif Ceplok Segoro Amarto Di Kota Yogyakarta. Universitas Islam Indonesia, 36–51.
Refbacks
There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Prosiding Conference on Research and Community Services